April 2013
6 posts
Kutilang yang menantang elang.
“Hari sudah petang!” seru para ilalang kepada kutilang Kembalilah ke kandang, sebelum kau dimangsa elang Dan sebelum dia merobek sayapmu yang sepasang Lalu dia meremukkanmu habis-habisan, wahai burung yang malang “Ah, tenang saja ilalang yang budiman!” jawab kutilang dengan sangat tenang Elang mungkin saja melahapku dengan garang Diluluh-lantahkannya badanku yang...
Apr 3rd
3 notes
Mereka bilang aku adalah kesedihan.
Sebab itu berkacalah kepadaku, maka kau akan menghindari kesalahan.
Apr 3rd
1 note
Payung teduh.
Cintamu serupa payung teduh, menaungi setiap peluh dan kesahku. Ketika aku lelah berjalan. Dan tiada lagi yang bisa aku harapkan. Kembali kepadamu adalah satu-satu hal yang bisa aku tuju.  Aku bosan bermain dengan bayangan. Tentang masa depan, tentang kesepian. Satu-satunya hal yang bisa buatku tenang, adalah dipelukmu aku rebahkan. Tangisku ditelannya, tawaku digemakannya. Betapa ajaibnya kamu,...
Apr 3rd
1 note
“Ingatkan aku besok pagi untuk berhenti berharap padamu lagi.”
– Yuristika Tirta
Apr 3rd
“Ah, aku memang penjilat kesepian.”
– Yuristika Tirta
Apr 3rd
1 tag
Menikmati hidup.
“Kamu nggak pernah bisa menikmati hidup!” Kata-kata itulah yang hampir selalu dia teriakkan kepadaku ketika kami bertengkar dengan hebatnya. Dan akupun akan tertegun sesaat setelah mendengar kalimat tersebut dengan begitu lancarnya keluar bagai semburan air kran dari mulutnya. Menikmati hidup. Mungkin, bagiku dan baginya, definisi menikmati hidup itu sama sekali berbeda. Tentu saja,...
Apr 2nd
July 2012
2 posts
rindu ini begitu pelik, hatiku rasanya tercekik.
rindu ini begitu pelik, hatiku rasanya tercekik. beberapa kali bayangmu mengusik walau sekuat tenaga sudah kusuruh putar balik. akalku berbisik, mungkin memang cuma kamu yang terbaik. oh, Sang Khalik. betapa aku munafik! rindu ini begitu pelik, hatiku rasanya tercekik.
Jul 21st
1 note
“demi Dia yang maha membolak-balikkan rasa, padamu aku telah menjatuhkan cinta.”
– Yuristika Tirta.
Jul 21st
2 notes
June 2012
1 post
aku benci perempuan itu.
entah apa yang ada di fikiranku, tapi aku benci perempuan itu. untuk dia yang pernah mengisi malam gelap dan membikin suasana hatiku bagai mainan anak, aku benci perempuan itu. perempuan yang selalu ada dan menemani dia tertawa. perempuan yang aku benci, tapi selalu dicintai. perempuan yang mempesona, yang bisa bikin diri lupa. perempuan yang sudah lama menjadi dunianya. perempuan yang sialnya...
Jun 12th
1 note
April 2012
5 posts
Sampai Jumpa, Malamku.
mungkin kamu mau tau, ini sudah hampir kali kelima aku membaca tulisanmu yang terakhir kali kamu kirimkan itu. dan aku masih saja tidak tau harus membalas apa. hallo, malamku. matahari sudah mulai keliatan di tempatku sekarang. burung-burung dengan teratur beterbangan kembali ke tempatnya yang biasa, setelah hampir sepanjang malam diam dan hanya bercengkerama dengan kekasihnya sejak dari...
Apr 30th
Hati Nurani Hakim Dalam Memutus Suatu Perkara...
“Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang, kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya ada dua alat bukti yang sah, yang daripadanya dia memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana telah terjadi dan bahwa Terdakwalah yang bersalah melakukannya.” -Pasal 183 KUHAP. —- Pasal inilah yang sering dijadikan pedoman bagi para Hakim di Indonesia dalam mengambil keputusan...
Apr 26th
Syahdan, suatu malam di kerajaan cerita punya...
L: Kamu mau aku ingetin caranya bobok nggak?
P: Mau. Gimana?
L: kamu inget-ingetin dulu badanku sebesar apa. Inget terus sampe kamu bener-bener inget. Udah?
P: Hhmm..
L: Nah.. Kalo udah, bayangin deh kamu lagi tiduran. Trus pelan-pelan aku deketin kamu.. Aku pelukin kamu dari belakang.. Sambil aku bisikin ke telinga kamu cerita seharian aku ngapain aja..
Apr 26th
“teruslah mendoakan, meski sekalipun kau belum bisa merelakan.”
– Yuristika Tirta.
Apr 10th
1 note
Perkara Rindu.
perkara rindu. gelisah ini terasa sampai di kuku. tentangmu yang sedang jauh, yang kepadamu hatiku berlabuh. demi Tuhanku yang tak pernah kaku, ingin sekali bibirku merapat mendekat dan membabat semua lekuk tubuhmu, habis kau ku cumbu! bersabarlah, sayangku. rindu ini bukan sekedar rindu. sebentar lagi kita akan bertemu, berpelukan menyeluruh. tak usah kau risau, sayangku. aku yakin semesta pun...
Apr 10th
March 2012
10 posts
kepadamu, kamu.
kepadamu, kamu. Sepi di luar. Sepi menekan mendesak. Lurus kaku pohonan. Tak bergerak. Sampai ke puncak. eh, ini prolognya kayak pernah kamu baca nggak sih? hehehe. katakan kamu penyuka sastra, pasti tau itu kata-kata pembuka sajak chairil anwar yang judulnya hampa. garing ya? hehehe. namanya juga basa-basi. aku sedang kehabisan kata-kata, tak tau mau bilang apa. kata orang-orang sih mungkin...
Mar 30th
“kamu adalah rumah, tempatku pulang ketika tak bisa lagi berpura-pura, bahwa...”
– Yuristika Tirta.
Mar 22nd
“dengan segenap hati dan wajah menunduk malu kuhaturkan maaf yang banyak sekali....”
– Yuristika Tirta.
Mar 20th
“aku bosan kehilangan!”
– Iprith Deviant.
Mar 19th
“inginku hanya tak ada sesiapa yang terluka. terlalu banyakkah?”
– Yuristika Tirta.
Mar 19th
“jangan suruh aku memilih di antara keduanya, bukanlah bahagia jika harus merusak...”
– Yuristika Tirta.
Mar 19th
“and i know your favorite songs and you tell me about your dreams. think i know...”
– Taylor Swift.
Mar 19th
“torn between two lovers feeling like a fool, loving both of you is breaking all...”
– Mary MacGregor.
Mar 19th
1 note
“jadi begini saja, hati.”
– tolong segera kembali menggebu, aku tak ingin kau habis dan berdebu.
Mar 13th
jadi, begini peraturan sederhana para dewa...
Jadi, begini peraturannya. Di pojok sana kamu sedang bertingkah lucu saat aku memandangmu malu-malu, lalu menunduk tersipu tepat setelah mata kita terpaut lugu. Kau mendekat, aku menyambut aromamu dengan sedikit giat. Diam-diam kita akan tersenyum sebelum jari-jari kita beradu. Di saat itu, suatu ketika ribuan pasang mata memilih untuk berkata cinta serta jutaan tangan lainnya sedang saling...
Mar 7th
February 2012
1 post
“pantaskah bila cemburu melulu kepada masa lalu yang tidak pernah ada kita...”
Feb 16th
2 notes
January 2012
2 posts
aku sempat terlalu takut menyebut namaMu.
aku sempat terlalu takut menyerah kalah dan akhirnya sendirian saja aku merana. aku sempat terlalu takut larut dalam gembira sampai lupa caranya berusaha. aku sempat terlalu takut menyebut namaMu, bersujud dan menggemakan permintaanku. Mohon Tuhan, kali ini kuharap aku tidak salah.
Jan 25th
1 note
Jan 13th
3 notes
December 2011
24 posts
Dec 27th
6,287 notes
yang pasti saja.
sekarang begini saja. aku tidak butuh kata-kata pemanis telinga yang sempat bikin pipiku jadi merah atau gombalan buaya yang entah sudah memakan hatinya sekian puluh wanita, tidak juga peluk cium dan sapaan rindu yang makin buat aku menderita.  aku tidak tau sampai kapan bisa tahan, aku masih belajar untuk bertahan. jadi sekarang begini saja, aku tau ini akan sedikit memaksa dan mungkin...
Dec 27th
4 notes
“demi para dewa yang tidak pernah salah ketika menghujamkan panah-panah ke hati...”
– Yuristika Tirta.
Dec 26th
3 notes
Listen i’m as happy as I can be, cause i’m...
Dec 23rd
2 notes
“tak pernah puas ketika kau hanya bisa ku rindu, izinkan aku untuk bisa lebih...”
– Zackyanka Ibrahim (via crazyckzack)
Dec 23rd
4 notes
“aku mohon, hati. jika memang kau belum bisa dan harus pergi. maka pergilah...”
Dec 23rd
2 notes
“aku mohon, hati. bekerja-samalah dengan otak sebelah kanan dan kiri. jangan...”
– Yuristika Tirta.
Dec 22nd
2 notes
duh, gusti.
duh, Gusti. ini gua boleh curhat enggak sih? baru saja beberapa hari yang lalu gua ngerasa menjadi wanita paling bahagia di seluruh dunia dengan segala rasa entah benar entah bohong semata yang ditawarkan oleh seorang pria, dan sekarang tiba-tiba saja gua harus dihadapkan (lagi) pada suatu masa dimana kenyataan yang gua hadapi ini tidaklah seindah tayangan mesra ala layar kaca. atau...
Dec 22nd
3 notes
ini pernah jadi percakapan kita.
Wanita Putus Asa: Terus bagaimana dengan...?
Lelaki Penahan Segala Rasa: Please, cukup yah ngebahas yang ini.. Kamu selalu tau kalau aku sebenarnya sedih sekali.
W: Alah, bilang saja kalau sebenarnya kau juga memang mau begini!
L: Ini bukan masalah keinginan. Mau tidak mau, aku tetap harus setuju.
W: Apa kau mau tinggal serumah dengan orang yang sama sekali tidak kau kenal?
L: Justru disitulah indahnya. Rasanya pasti akan sangat berbeda.
W: Bagaimana jika nanti tidak ada kecocokan setelah pernikahan?
L: Maka salah satu fihak harus mengalah..
L: (menarik nafas panjang, kemudian berkata pelan) Perjodohan itu lebih bijaksana. Semua fihak setuju, tidak ada yang tersakiti. Cinta? Biarkan dia datang sendiri.
W: Bagaimana dengan perasaanmu sendiri? Kau tega berpura-pura lupa?
L: Aku tau aku tidak akan bisa, maka aku harus tega.
W: Kamu memang tidak pernah menganggapku ada sedari awal kalau begitu caranya!
L: Sayang, sedari awal kamu sudah tau kalau keluargaku itu berbeda.
W: Terus aku? Bagaimana jadinya aku setelah ditinggal kamu?
L: Nikmati hidupmu tanpa aku. Cari pacar baru.
W: Bangsat. Kamu memang bangsat.
W: Saya tidak akan pernah mendoakan agar pernikahan kamu bahagia. Jangan harap.
L: Astaghfirullah!
W: Tuhan saya tidak suka orang munafik. Saya tidak mau dibenci olehNya.
L: Aku benar-benar menyayangi kamu, Cinta. Aku akan selalu sayang sama kamu.
W: Tai kucing. Kamu kira aku akan percaya? Cih!
L: Ayolah.. Kamu tau ini bukan keinginanku, kan?!
W: Fuck your ass. The world doesn't need your words, brengsek. Do something! Prove it!
L: Terimalah kenyataan. Bahkan sejak sebelum lahir kehidupanku sudah ditentukan.
W: Untuk apa kamu hidup kalau begitu?
L: Percayalah. Kalau saja bunuh diri bukan dosa, sudah sejak lama aku bahagia.
W: Jadi buat apa dua tahun kita menjalin hubungan?
L: Menjadi teman. Kita akan selalu menjadi teman.
W: Anjing. Kamu benar-benar anjing.
L: Maafkan aku..
W: Jangan terlalu berharap. Aku yakin aku tidak akan pernah bisa.
You know..
I don't hate you, I never could. I don't regret meeting you, I never will.
But I do regret our relationship.
it destroyed our friendship.
Dec 21st
2 notes
“aku mohon, hati. debaranmu yang ini jangan dulu berhenti. aku masih belum...”
– Yuristika Tirta.
Dec 21st
2 notes
“aku mohon, hati. berdebarlah pada apa yang kau rasa. bukan karena kau sedang...”
– Yuristika Tirta.
Dec 21st
1 note
“ada beberapa orang yang diciptakan untuk saling berjodoh sampai kelak dipisahkan...”
– Yuristika Tirta.
Dec 18th
2 notes
“selama ini kita saling tau bahwa kita berpura-pura tidak saling tau.”
– Yuristika Tirta.
Dec 17th
6 notes
“dan kurasa, menemukanmu adalah bukti paling nyata yang akhirnya membuatku...”
– Yuristika Tirta.
Dec 16th
2 notes
Dec 16th
4,446 notes
“Let’s go back to the beginning, when we were just two strangers. Don’t know each...”
–  Rahne Putri (via sadgenic)
Dec 14th
288 notes
“mungkin aku terlalu lama mencari cara untuk menikmati kesendirian, sampai...”
– Yuristika Tirta.
Dec 13th
2 notes
“sepandai-pandainya cewek menyepik, akhirnya jatuh cinta juga.”
– Yuristika Tirta.
Dec 8th
3 notes
Dec 3rd
6,805 notes
“lain hari di atas langit daerah utara dalam kereta gondola, yang dengan terpaksa...”
Dec 2nd
“suatu sore di tengah tamannya kota tua, ada kau dan aku yang sedang berpegangan...”
Dec 2nd
“aku tak bisa menjanjikanmu apapun selain cinta. seberapa cukup yakinmu untuk...”
Dec 2nd
“bukannya aku sedang bermain-main, cuma tak ingin lagi berakhir seperti yang...”
Dec 2nd